Perkuat Tata Kelola Sungai Musi, Pemkot Palembang Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bangkok
| Admin
PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang terus mematangkan rencana kerja sama antardaerah berskala internasional dengan Pemerintah Kota Bangkok, Thailand. Kolaborasi ini difokuskan pada optimalisasi transportasi sungai dan pengembangan destinasi wisata air yang menjadi ciri khas kedua kota tersebut.
Dalam pertemuan koordinasi terbaru di Kantor Walikota Palembang, Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang menegaskan bahwa Bangkok menjadi mitra strategis yang ideal karena keberhasilannya mengelola Sungai Chao Phraya sebagai urat nadi transportasi dan magnet pariwisata dunia.
“Palembang memiliki potensi luar biasa melalui Sungai Musi. Kami ingin belajar dan menjalin kerja sama konkret dalam hal regulasi, operasional transportasi sungai, hingga manajemen wisata heritage yang modern dari Bangkok,” ujarnya.
Kerja sama ini direncanakan mencakup beberapa poin utama, antara lain:
- Studi Tiru Transportasi Sungai: Penerapan sistem manajemen kapal wisata dan angkutan sungai yang terintegrasi.
- Pengembangan Destinasi Wisata Heritage: Kolaborasi dalam melestarikan cagar budaya di sepanjang tepian sungai untuk menarik wisatawan mancanegara.
- Pertukaran Pengetahuan (Knowledge Sharing): Peningkatan kapasitas SDM melalui program pelatihan antara praktisi dari kedua kota.
Langkah ini juga selaras dengan target Pemerintah Kota Palembang untuk mencapai 2,3 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2026. Dengan dukungan teknologi dan manajemen yang diadopsi dari Bangkok, diharapkan Sungai Musi tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.
Dinas Perhubungan bersama Dinas Pariwisata Kota Palembang saat ini sedang dalam tahap koordinasi akhir dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Thailand untuk merealisasikan kunjungan kerja teknis dan penandatanganan naskah kesepakatan (MoU) dalam waktu dekat.
Melalui sinergi ini, Palembang optimis dapat memperkuat posisinya sebagai kota warisan budaya yang memiliki tata kelola wilayah perairan setingkat kota-kota maju di Asia Tenggara